Cristiano Ronaldo Selamatkan Kakaknya Dari Jurang Narkoba

Cristiano Ronaldo Selamatkan Kakaknya Dari Jurang Narkoba

Cristiano Ronaldo Selamatkan Kakaknya Dari Jurang Narkoba – Ronaldo ikhlas menyisihkan beberapa dari upahnya saat masih terbilang muda untuk selamatkan nyawa kakaknya. Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo menolong perjuangan kakak lelakinya, Hugo Aveiro menangani ketagihan narkoba dan minuman keras.

Prestasi Ronaldo di atas lapangan sudah membuat dikukuhkan sebagai peraup lima Ballon d’Or, tetapi itu bukan hanya berguna untuk dirinya tetapi saudaranya.

Hugo Aveiro, yang 10 tahun lebih tua dari Ronaldo, sempat pernah alami ketagihan berat pada narkoba dan minuman keras, dan harus jalani pemulihan.

Baca Juga : Games Atau Permainan Umum Yang Jadi Taruhan Online

Cristiano Ronaldo Selamatkan Kakaknya Dari Jurang Narkoba

Pemulihan itu cuman dapat dilaksanakan karena Ronaldo mempunyai tabungan yang demikian beberapa dari penghasilannya sebagai pemain sepak bola semenjak umur muda, Bandar Judi Online Terlengkap hingga dia dapat mengongkosi prosesnya.

Hal itu diutarakan oleh si ibu, Dolores Aveiro, yang menerangkan jika CR7 jadi penyelamat hidup kakaknya.

“Saya bawa Hugo ke klinik specialist untuk jalani perawatan. Agen Judi Online Resmi Saya saat itu bekerja sebagai tukang beres-beres, berpendapatan cuman £400 satu bulan dan harus cari utang,” kata Dolores seperti dikutip The Sun.

“Cristiano waktu itu berumur 16 tahun. Dia berpendapatan lebih dan mengongkosi perawatan kakaknya. Tidak disangsikan kembali, uangnya selamatkan Hugo.”

“Segala hal kemungkinan berbeda jauh bila Cristiano bukan seorang pemain sepak bola.”

Kemurahan hati Ronaldo sudah tertancap sejak awal kali, Bandar Casino Online Terbesar ditambah sesudah menyaksikan ayahnya, Dinis, yang mempunyai permasalahan yang serupa dengan minuman keras.

Ayahnya sampai wafat karena tidak berhasil hati, saat si superstar masih berumur 20 tahun dan bermain untuk Manchester United.

Artikel Terkait:  Hasil Laga Persik Kediri vs PSS Sleman, Skor 0-1

“Dinis mabok-mabukan sampai ke liang pendamnya sendiri yang membuat hidup Cristiano remuk,” jelas Dolores, berkenaan minuman keras yang sekarang jadi hal yang dijauhi oleh Ronaldo.

Artikel diteruskan di bawah ini “Berulang-kali, Cristiano tawarkan upahnya untuk bawa Dinis jalani perawatan, tetapi ayahnya tetap mabok-mabukan.”

“Ayahnya masih muda saat wafat, berumur 52 tahun. Cristiano benar-benar dekat dengannya.”

“Dia akan suka jika ayahnya masih hidup dan melihat langsung seperti apakah putranya sekarang ini sebagai pemain. Benar-benar memilukan.”